Momen Puncak Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an 1447 H
Admin
07 February 2026
Momen Puncak Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an 1447 H
Mojokerto – Gema ayat suci Al-Qur'an melantun syahdu, memecah keheningan pagi di halaman asrama putra Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an. Ahad, 8 Februari 2026 (20 Sya'ban 1447 H) bukan sekadar tanggal merah di kalender, melainkan hari pembuktian cinta dan ketekunan para pencari ilmu.
Dalam balutan suasana yang khidmat, Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an kembali menggelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri. Tahun ini, acara terasa jauh lebih sakral dengan diangkatnya tema besar: "Mengukuhkan Sanad Keilmuan, Mewariskan Kemuliaan Al-Qur'an."
Mengapa Harus "Sanad"?
Di era digital di mana ilmu agama bisa diakses semudah menekan tombol 'cari', kemurnian ilmu seringkali terabaikan. Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an, Ustadzah Hj. Siti Shofiyah Hamim, menekankan bahwa sanad (mata rantai keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah SAW) adalah nyawa dari pendidikan pesantren.
Melalui Haflah ini, Riyadlul Qur'an menegaskan posisinya bukan sekadar tempat sekolah, melainkan benteng penjaga kemurnian Al-Qur'an. Santri tidak hanya diajarkan untuk menghafal, tetapi mewarisi akhlak dan pemahaman yang lurus dari guru-guru yang bersanad jelas.
Lahirnya 57 Bintang Baru Penjaga Wahyu
Panggung kehormatan hari itu menjadi saksi bisu tetesan air mata para orang tua. Sebanyak 57 wisudawan dikukuhkan, yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan:
26 Santri Lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustho (Setingkat SMP).
23 Santri Lulusan PDF Ulya (Setingkat SMA).
5 Santri Putri Wisudawati Tahfidz Bil Ghoib (Hafalan 30 Juz).
3 Santri Putra Wisudawan Tahfidz Bil Ghoib (Hafalan 30 Juz).
Momen paling menggetarkan hati terjadi saat prosesi wisuda Tahfidz Bil Ghoib. Delapan santri putra dan putri ini telah berhasil menyelesaikan setoran hafalan 30 juz mereka. Ini adalah bukti nyata keberhasilan sistem pendidikan Riyadlul Qur'an dalam mencetak generasi Hamilil Qur'an yang siap terjun ke masyarakat.
Siraman Rohani dari Mojokerto
Untuk melengkapi keberkahan majelis, acara puncak diisi dengan Mauidhoh Hasanah oleh Ustadz Muhajir Ahmad dari Majlis Ta'lim Sabilul Muttaqin, Talok Dlanggu, Mojokerto.
Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan para wisudawan dan wali santri tentang beratnya amanah ilmu. "Sanad yang kalian terima hari ini adalah tali yang menyambungkan ruh kalian dengan Rasulullah. Jangan biarkan tali itu putus oleh maksiat dan kelalaian zaman," pesan beliau yang membuat ribuan hadirin tertunduk meresapi makna.
Mari Menjadi Bagian dari Keluarga Besar Riyadlul Qur'an
Bapak/Ibu Calon Wali Santri yang dimuliakan Allah,
Melihat putra-putri kita berdiri di panggung dengan mahkota ilmu adalah investasi akhirat yang tak ternilai harganya. Haflah Akhirussanah hari ini adalah bukti komitmen kami dalam mendidik generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki sanad keilmuan yang jelas dan akhlak Qur'ani.
Apakah Anda ingin putra-putri Anda menjadi bagian dari barisan penjaga Al-Qur'an selanjutnya?
Penerimaan Santri Baru (PSB) Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an Tahun Ajaran 1447/1448 H Masih Dibuka!
Jangan tunda niat baik Anda. Kuota terbatas untuk menjaga kualitas pendidikan dan pendampingan santri.
👉 psb.riyadlulquran.ponpes.id
👉 wa.me/6282298440653 (Ustadzah Rohmatul Maulidiana)
Mari bersinergi menyiapkan generasi terbaik bersama Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an.
Mojokerto – Gema ayat suci Al-Qur'an melantun syahdu, memecah keheningan pagi di halaman asrama putra Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an. Ahad, 8 Februari 2026 (20 Sya'ban 1447 H) bukan sekadar tanggal merah di kalender, melainkan hari pembuktian cinta dan ketekunan para pencari ilmu.
Dalam balutan suasana yang khidmat, Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an kembali menggelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri. Tahun ini, acara terasa jauh lebih sakral dengan diangkatnya tema besar: "Mengukuhkan Sanad Keilmuan, Mewariskan Kemuliaan Al-Qur'an."
Mengapa Harus "Sanad"?
Di era digital di mana ilmu agama bisa diakses semudah menekan tombol 'cari', kemurnian ilmu seringkali terabaikan. Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an, Ustadzah Hj. Siti Shofiyah Hamim, menekankan bahwa sanad (mata rantai keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah SAW) adalah nyawa dari pendidikan pesantren.
Melalui Haflah ini, Riyadlul Qur'an menegaskan posisinya bukan sekadar tempat sekolah, melainkan benteng penjaga kemurnian Al-Qur'an. Santri tidak hanya diajarkan untuk menghafal, tetapi mewarisi akhlak dan pemahaman yang lurus dari guru-guru yang bersanad jelas.
Lahirnya 57 Bintang Baru Penjaga Wahyu
Panggung kehormatan hari itu menjadi saksi bisu tetesan air mata para orang tua. Sebanyak 57 wisudawan dikukuhkan, yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan:
26 Santri Lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustho (Setingkat SMP).
23 Santri Lulusan PDF Ulya (Setingkat SMA).
5 Santri Putri Wisudawati Tahfidz Bil Ghoib (Hafalan 30 Juz).
3 Santri Putra Wisudawan Tahfidz Bil Ghoib (Hafalan 30 Juz).
Momen paling menggetarkan hati terjadi saat prosesi wisuda Tahfidz Bil Ghoib. Delapan santri putra dan putri ini telah berhasil menyelesaikan setoran hafalan 30 juz mereka. Ini adalah bukti nyata keberhasilan sistem pendidikan Riyadlul Qur'an dalam mencetak generasi Hamilil Qur'an yang siap terjun ke masyarakat.
Siraman Rohani dari Mojokerto
Untuk melengkapi keberkahan majelis, acara puncak diisi dengan Mauidhoh Hasanah oleh Ustadz Muhajir Ahmad dari Majlis Ta'lim Sabilul Muttaqin, Talok Dlanggu, Mojokerto.
Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan para wisudawan dan wali santri tentang beratnya amanah ilmu. "Sanad yang kalian terima hari ini adalah tali yang menyambungkan ruh kalian dengan Rasulullah. Jangan biarkan tali itu putus oleh maksiat dan kelalaian zaman," pesan beliau yang membuat ribuan hadirin tertunduk meresapi makna.
Mari Menjadi Bagian dari Keluarga Besar Riyadlul Qur'an
Bapak/Ibu Calon Wali Santri yang dimuliakan Allah,
Melihat putra-putri kita berdiri di panggung dengan mahkota ilmu adalah investasi akhirat yang tak ternilai harganya. Haflah Akhirussanah hari ini adalah bukti komitmen kami dalam mendidik generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki sanad keilmuan yang jelas dan akhlak Qur'ani.
Apakah Anda ingin putra-putri Anda menjadi bagian dari barisan penjaga Al-Qur'an selanjutnya?
Penerimaan Santri Baru (PSB) Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an Tahun Ajaran 1447/1448 H Masih Dibuka!
Jangan tunda niat baik Anda. Kuota terbatas untuk menjaga kualitas pendidikan dan pendampingan santri.
👉 psb.riyadlulquran.ponpes.id
👉 wa.me/6282298440653 (Ustadzah Rohmatul Maulidiana)
Mari bersinergi menyiapkan generasi terbaik bersama Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an.
Bagikan artikel ini jika bermanfaat.
Lihat Artikel Lainnya